Complicated Mind

November 13, 2005

Old Song

Filed under: Personal, Entertainment
Why Goodbye by Peabo Bryson
So are we over now
Do we just turn the page
Or let the story end?
Do we just walk away
Just like we never meant
I know we said some things
And now you want to leave
But maybe that’s no reason to let a good love die

Why goodbye
Why must it be this way
So many words
So many other words that we could say
Why goodbye
After all this time
Can’t we try
Why goodbye

Why can’t we work it out
Why can’t we talk it out
A little more this time
Search though the rain and find
A ray of hope still shine
We can just close the door
We still are fighting for
We’ve come too far together to leave it all behind

Why goodbye
Why must it be this way…

The road that I love is never easy
You’ll get lost along the way
But in time
You will find your way through
We can make it through the bad times
We can make it to the good times through the stormy weather
‘Cos we belong together

Jadi inget sama seseorang

March 20, 2005

Saturday…

Saturday night, I went with Yogi, Buan, Rissa and Mario. We went to BFC Bar in Jl. Jaksa. We stay there until 1 AM. After that we go to Vertigo & X Lounge in Plaza Semanggi. The cover charge is Rp. 70.000,- Luckily my friend was paying it for me :p First, we saw the X Lounge, they playing R&B songs. Then they all want to go upstairs to Vertigo. In Vertigo they playing music that I don’t understand hahaha…. In there I was thinking, what’s wrong with all these people? Why the willing to waste a lot of money on alcoholic drinks? And I was thinking if government make a place like this, they could get a lot of money, and they can pay the debt to other countries. But that was just a thought that would never be come true. It’s impossible that government would open a place like that. After a while, we go downstairs again to X Lounge. In X Lounge I manage my self to get a sit. It’s a very comfortable place with all the people dancing and drinking. I really like to observe those people and wondering what were they thinking hahaha…. Guess I’m not a ‘dugem’ type of person.

After that we went to eat ‘bubur ayam’ in tebet and we went home.

This are the situation in vertigo, taken with Yogi’s handphone (I know it’s too dark :p) Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com

When will I have a time not to think seriously and just enjoying my leisure

February 22, 2005

Ngomong Cinta

Filed under: Entertainment

Tau lagu “Ngomong Cinta”-nya Iga Mawarni? Bagus banget loh lagunya, walaupun sudah bukan lagu baru lagi. Jazz slow nya enak banget di dengerin dan ngga akan bosen-bosen.

Kali ini lagu ini aku persembahkan untuk seseorang yang baru saja pergi.

Ngomong Cinta by Iga Mawarni
Ada cinta tak terucap Bersembunyi dalam dada Dan terlihat dari mata Aku jatuh cinta Betapa indah rasanya Bila dia juga cinta Bila dia juga sayang Sayang sama saya Jatuh cinta oh rasanya Membuatku jadi gila Aku terlena terbuai cinta Angan melayang tinggi diawan oh..oh.. biar… biar saja Walaupun dia mungkin tak cinta Ngomong ngomong soal cinta Memang agak susah ngomong Walau dia tidak cinta Aku tetap cinta dia Jatuh cinta oh rasanya Membuatku jadi gila Aku terlena terbuai cinta Angan melayang tinggi diawan oh..oh.. biar… biar saja Walaupun dia mungkin tak cinta Ngomong ngomong soal cinta Memang agak susah ngomong Walau dia tidak cinta Aku tetap cinta dia oh..oh.. Masih tetap ku berharap Dia juga cinta saya

September 13, 2004

A review: House of Flying Daggers

Filed under: Entertainment, Opinion

Lumayan, artistic,environmentnya bagus banget, berantemnya keren, cuma endingnya kok agak mengecewakan yah… Lumayan lah, tapi ceritanya tidak terlalu berkesan. Harusnya Judul Film-nya “Cinta Segitiga” hehehehe

UPDATE 13 September 2004 Bener kan… judulnya harusnya “Cinta Segitiga” :p

dari sini

“House of Flying Daggers” (aka “Shi Mian Mai Fu” [China], aka “Lovers” [Japan]) is set in the year 859 AD as China’s once flourishing Tang Dynasty is in decline.

Tuh di jepang judulnya “Lovers” hehehehe….

August 26, 2004

A review: Salute to Koes Plus Bersaudara

Filed under: Entertainment, Opinion

Title : Salute to Koes Plus Bersaudara Artist: Erwin Gutawa & Various Artist

Lagu-lagu Koes Plus dibawakan oleh penyanyi-penyanyi masa kini seperti Audy, Andy /Rif, Rio Febrian, Syaharani, dan lain-lain. Lagunya dibawakan sesuai dengan karakteristik penyanyinya. Juga ada lagu instrumental oleh Orkestra Erwin Gutawa. A must have for all Koes Plus Fans.

June 27, 2004

Sinetron & Reality Show Strikes Back

Filed under: Entertainment

Suka nonton sinetron akhir-akhir ini ngga? Hmmm gue sih ngga pernah diniatin nonton sinetron, kecuali sitkom lah seperti Bajaj Bajuri yang kocak abis hehehe… Mungkin yang gue tulis ini udah topik basi, tapi akhir-akhir ini jadi sering kepikiran, kok acara TV di Indonesia kok seperti ini sih?? Dimana-mana sinetron, dimana-mana reality show. Mending kalo sinetronnya bagus, yang sering gue liat sinetron isinya tentang selingkuh, keluarga berantakan, keluarga-keluarga borju… Ada satu sinetron baru di Trans TV yang judulnya “Ada Cinta di Lantai 9″, waktu itu sempet nonton episode perdananya. Dan gue shock berat. Anak SMA tinggal di apartemen tanpa orang tua, hanya bersama teman2nya dan gaya hidup mereka yang kelas atas. Sinetron-sinetron seperti ini kan dilihat oleh banyak orang, bagaimana ABG-ABG yang menonton sinetron ini mungkin ingin hidup mereka seperti di dalam sinetron dan mungkin mereka akan melakukan apa saja untuk menjadi seperti di dalam sinetron. Dan yang jadi susah adalah orang tua mereka. Pernah liat acara Fenomena di Trans TV juga yang membahas tentang PSK-PSK di bawah umur? Alasan mereka melakukan itu adalah untuk uang yang akan mereka dapatkan untuk melayani nafsu seksual orang-orang berduit.

Sekarang tentang reality show di TV Indonesia yang mulai ngga jelas tujuannya. Reality Show seperti AFI, KDI dan Indonesian Models mungkin masih bisa ditoleransi karena bisa menimbulkan orang-orang baru yang berbakat. Acara reality show tentang dunia gaib beberapa masih ditoleransi, tapi acara Gentayangan di TPI yang melakukan pantangan di suatu daerah yang dianggap gaib itu berarti mengganggu alam gaib, menurut gue, ngapain sih ngeganggu para mahluk gaib? Toh mereka ngga akan ganggu manusia jika ngga diganggu oleh manusia. Gue pernah shock juga liat acara Ajang Ajeng di MTV Indonesia. Gue ngga tau tujuan acara itu apa, soalnya cuma nonton sepintas, tapi seperti AFI atau Indonesian Models, mereka di karantina di sebuah rumah. Yang bikin gue shock, waktu itu ada peserta yang di wawancara cuma pake handuk doank!! Ya walaupun gue sebagai pria, ngga munafik kalau suka melihat yang seperti itu (hehehehe) tapi tetep aja gue shock!! Indonesia ngga boleh ikutan Miss Universe, tapi ada acara seperti itu??

Selama bangsa kita belum bisa memilah-milah mana yang baik atau tidak baik untuk diserap, sebaiknya tolong dipikirkan lagi acara-acara TV Indonesia yang jelas-jelas ditonton oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here